Alat Panen Kelapa Sawit
ALAT
PANEN KELAPA SAWIT
Oleh kelompok 3 :
Sry Afrita Fitia 1705106010018
Qurratul Zulmi 1705106010019
Evi Nabila 1705106010020
Ulfa Hardiyanti 1705106010023
Nadiatul Hikmah 1705106010026
Sektor
pertanian sebagai sistem agribisnis secara keseluruhan masih tetap memiliki
peran yang sangat penting dalam pembangunan nasional. Salah satu sub sektor
perkebunan (non migas) yang dapat diharapkan untuk dapat meningkatkan
kontribusinya dalam perekonomian Indonesia adalah sub sektor perkebunan. Salah
satu hasil perkebunan Indonesia yang dipandang sangat potensial dan strategis
untuk dikembangkan adalah komoditi kelapa sawit
Sebagai produk andalan nasional, minyak sawit mempunyai prospek yang
cukup cerah untuk pertumbuhan ekspor komoditi perkebunan bila dibandingkan
dengan produk minyak nabati lainnya.
Usaha
untuk meningkatkan produksi
masih terus diusahakan,
di antaranya dengan perluasan areal perkebunan kelapa sawit oleh
perkebunan besar negara, perkebunan besar swasta dan perkebunan besar rakyat .
Panen sawit adalah pengambilan buah sawit yang yang telah memenuhi kriteria
matang panen dengan menggunakan alat panen dari pohonnya, selanjutnya bersama
sama brondolannya untuk diangkut ke pabrik. Panen merupakan kegiatan inti dari
operasional kebun kelapa sawit. Pemanenan tandan kelapa sawit di Indonesia saat
ini masih dilakukan dengan alat-alat sederhana.Berikut adalah contoh alat panen
sawit
1.Cangkul
Satu jenis alat
tradisional yang digunakan dalam pertanian.
Cangkul digunakan untuk menggali, membersihkan tanah dari rumput ataupun untuk
meratakan tanah. Cangkul masih digunakan hingga kini.
2. Parang babat mata 2
Perang babat mata 2 adalah perkakas
tradisional yang masih digunakan di Indonesia untuk memotong rumput secara
lebih cepat, jika dibandingkan dengan menggunakan celurit, konsep kerjanya
diayun-ayunkan.
3.Egrek
Egrek adalah alat pemanen sawit untuk pohon yang sudah
tinggi minimal 3 meter, fungsi egrek sendiri selain untuk memanen buah sawit
tetapi juga untuk memudahkan para petani untuk memotong pelepah - pelepah daun
sawit yang sudah tua.
4.Dodos
Dodos adalah alat pemanen sawit untuk pohon yang masih rendah atau masih muda ( maksimal ketinggian 2 meter ),Tersedia dodos dengan berbagai ukuran .
Dodos adalah alat pemanen sawit untuk pohon yang masih rendah atau masih muda ( maksimal ketinggian 2 meter ),Tersedia dodos dengan berbagai ukuran .
5.Kapak Buah
Kapak buah alat yang digunakan untuk
memecahkan dahan yang sudah tua atau tak digunakan digunakan untuk memindahkan
TBS yang jatuh di lantai ke dalam lori .
6.Tajok
7.Parang
Parang sebagai alat potong atau alat tebas (terutama selak belukar) kala penggunanya keluar masukhutan berantakan)
Parang sebagai alat potong atau alat tebas (terutama selak belukar) kala penggunanya keluar masukhutan berantakan)
8.Ganco
Alat ini digunakan untuk mengangkat buah sawit yang jatuh dan memindahkannya ke atas truk atau lori. Bentuk seperti tanda baca “?” dengan salah satu ujung runcing Bongkar muat TBS ke angkong dan TPH.
9.arit
Arit digunakan untuk memotong rumput-rumputan, daun-daunan, buah pisang dan sebagainya. Biasanya dipergunakan sebagai alat untuk memotong rumput-rumputan guna pakanan ternak mereka.
10.garukan
Garukan berfungsi untuk mengangkut
sisa rumput atau pun ampas sisa potongan rumput atau jerami maupun sampah dalam
ukuran kasar.
Cados memiliki fungsi ganda
antara cangkul dan dodos.












Komentar
Posting Komentar